UNUGIRI Tutup Pekan Audit Mutu Internal 2025-2026, Apresiasi Unit Berprestasi dalam Budaya Mutu

unugiri.ac.id Bojonegoro – Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro resmi menutup rangkaian Pekan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun Akademik 2025/2026 setelah berlangsung selama lima hari, 10–14 Agustus 2026. Penutupan yang digelar di lingkungan kampus UNUGIRI tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus pemberian apresiasi kepada fakultas, program studi, dan unit kerja yang menunjukkan capaian terbaik dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Selain menyampaikan hasil audit, kegiatan juga diisi dengan pengumuman berbagai kategori penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap unit yang dinilai berhasil membangun budaya mutu secara konsisten dan berkelanjutan.

Apresiasi bagi Unit Berprestasi

Berdasarkan hasil Audit Mutu Internal Tahun Akademik 2025-2026, penghargaan diberikan kepada:

  • Program Studi Terbaik: Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
  • Fakultas Terbaik: Fakultas Tarbiyah.
  • Supporting Unit Terbaik: Direktorat Umum, Keuangan, dan Teknologi (UKT).
  • Best Improvement (peningkatan nilai terbesar dibandingkan tahun sebelumnya): Program Studi Teknik Mesin.
  • Best Evidence (kelengkapan dan kualitas dokumen pendukung): Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
  • Best Quality Culture (inovasi dan praktik baik implementasi SPMI): Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi agar setiap unit terus meningkatkan kualitas layanan, tata kelola, serta implementasi budaya mutu secara berkesinambungan.

BPP: Budaya Mutu Harus Menjadi Karakter Institusi

Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUGIRI, Drs. H. Saifuddin Idris, M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh auditor maupun unit kerja yang telah berpartisipasi aktif selama proses Audit Mutu Internal berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh auditor, pimpinan unit, dosen, dan tenaga kependidikan yang telah mengikuti proses Audit Mutu Internal dengan penuh komitmen. Penghargaan yang diberikan hari ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi agar budaya mutu semakin melekat dalam setiap proses kerja di lingkungan UNUGIRI,” ujarnya.

Menurutnya, mutu tidak cukup diwujudkan melalui capaian nilai audit, melainkan harus tercermin dalam budaya kerja sehari-hari, pelayanan akademik, tata kelola kelembagaan, serta semangat melakukan perbaikan secara terus-menerus.

“Kami berharap seluruh unit, baik yang memperoleh penghargaan maupun yang masih memiliki ruang perbaikan, tetap menjadikan hasil audit sebagai pijakan untuk berkembang bersama. Budaya mutu harus menjadi karakter institusi, bukan hanya agenda tahunan,” tambahnya.

Wakil Rektor AKK: Hasil Audit Menjadi Dasar Perbaikan Berkelanjutan

Mewakili Rektor UNUGIRI, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Keagamaan, Dr. Nurul Huda, M.H.I., menegaskan bahwa Audit Mutu Internal merupakan instrumen penting dalam memastikan setiap standar yang telah ditetapkan universitas dapat diimplementasikan secara konsisten.

“Audit Mutu Internal bukanlah akhir dari sebuah proses evaluasi, melainkan awal dari langkah-langkah perbaikan yang harus ditindaklanjuti oleh setiap unit. Hasil audit menjadi dasar untuk menyusun strategi peningkatan mutu sehingga layanan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun tata kelola kelembagaan dapat terus berkembang,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh unit yang memperoleh penghargaan dan berharap capaian tersebut mampu menginspirasi unit lainnya.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus mempertahankan kualitas sekaligus mendorong unit lain agar bersama-sama membangun budaya mutu yang kuat. Pada akhirnya, keberhasilan setiap unit akan bermuara pada meningkatnya kualitas UNUGIRI sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak bagi masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Pilih Bahasa »