unugiri.ac.id Bojonegoro – Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu peluang bagi pelaku UMKM dan Kelompok Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asmantoga) di Desa Prangi untuk memperluas pemasaran produk. Melalui seminar digital marketing, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai strategi promosi, penguatan merek, serta pemanfaatan media sosial untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas.
Kegiatan tersebut digelar mahasiswa KKN PINTAR Kelompok 16 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro di Balai Desa Prangi. Seminar ini menjadi salah satu rangkaian program KKN PINTAR UNUGIRI yang dilaksanakan mulai 29 Juli hingga akhir Agustus 2026.
Peserta Dalami Strategi Pemasaran Digital
Seminar menghadirkan Farihut Tamam, sebagai narasumber. Materi yang diberikan mencakup strategi membangun branding produk, pemanfaatan media sosial sebagai media promosi, serta pembuatan konten yang dapat mendukung pengenalan dan peningkatan nilai jual produk.
Peserta terdiri atas ibu-ibu Asmantoga, pelaku UMKM, perangkat desa, dan mahasiswa KKN. Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif mengikuti penyampaian materi dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi dalam memasarkan produk.
Dalam pemaparannya, Farihut Tamam menekankan bahwa pemanfaatan digital marketing membutuhkan proses belajar dan konsistensi. Pelaku usaha perlu terus mencoba berbagai cara dalam membuat konten serta menyesuaikan strategi pemasaran dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan konsumen.
“Tetaplah konsisten dalam setiap langkah, jangan mudah menyerah, dan beranilah mencoba, sebab setiap usaha adalah jalan menuju keberhasilan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan dalam pemasaran digital tidak diperoleh secara instan. Konsistensi dalam membuat konten, kemauan untuk belajar, serta kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting dalam mengembangkan pemasaran produk melalui media digital.
Dorong Produk Desa Lebih Dikenal
Ketua pelaksana kegiatan digital marketing menyampaikan bahwa seminar tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN membantu masyarakat memahami pemanfaatan teknologi dalam kegiatan usaha.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam membantu pelaku UMKM di Desa Prangi memanfaatkan teknologi digital sebagai media promosi yang lebih efektif,” ungkapnya.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam pengelolaan usaha sehari-hari, terutama dalam memanfaatkan media sosial dan konten digital untuk memperkenalkan produk.
“Melalui seminar ini diharapkan peserta mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh sehingga produk unggulan Desa Prangi semakin dikenal luas,” ujarnya.

