unugiri.ac.id Bojonegoro – Puluhan ibu-ibu Jamaah Tahlil Putri dari sejumlah dusun di Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, mengikuti sosialisasi literasi keuangan dan pembukaan rekening Tabungan Haji-Umrah yang digelar mahasiswa KKN Kelompok 42 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI), Jumat (14/8). Kegiatan yang berlangsung di Mushola Baiturrahman, Dusun Ngampel, tersebut mengangkat tema “Bijak Mengelola Rezeki, Siap Menunaikan Ibadah Suci.”
Peserta kegiatan merupakan perwakilan dari lima dusun, yakni Tengaring, Tadahan, Krondonan, Jomblang Jati, dan Bandotan. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.45 WIB dengan materi yang membahas pengelolaan keuangan serta pentingnya menyiapkan kebutuhan ibadah haji dan umrah melalui perencanaan keuangan secara bertahap.
Literasi Keuangan untuk Persiapan Ibadah
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN mengenalkan pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan dalam pengelolaan keuangan keluarga. Peserta juga diajak memahami pentingnya menyisihkan sebagian pendapatan untuk kebutuhan yang telah direncanakan, termasuk persiapan biaya perjalanan ibadah.
Pembukaan rekening Tabungan Haji-Umrah menjadi salah satu bagian dari kegiatan. Melalui fasilitas tersebut, masyarakat diperkenalkan pada cara menyiapkan dana ibadah secara lebih terencana dan dilakukan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Materi disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan aktivitas keuangan sehari-hari masyarakat. Dengan demikian, pembahasan tidak hanya berkaitan dengan produk tabungan, tetapi juga mengenai kebiasaan mengelola dan menyisihkan pendapatan untuk tujuan jangka panjang.
Kepala Desa Apresiasi Kegiatan KKN
Kepala Desa Krondonan, Parji, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN yang telah mengadakan kegiatan edukasi bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan tambahan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Krondonan yang telah memberikan pelatihan kepada ibu-ibu. Kegiatan ini menjadi nilai positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) KKN PINTAR 07 Krondonan, Ashifyan, mengapresiasi antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung.
“Saya mengapresiasi atas antusiasme ibu-ibu yang sudah hadir. Harapan saya dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Krondonan,” tuturnya.
Menabung Secara Bertahap
Bagi mahasiswa KKN, literasi keuangan menjadi salah satu materi yang relevan disampaikan kepada masyarakat karena pengelolaan keuangan keluarga berkaitan dengan berbagai kebutuhan, termasuk perencanaan ibadah. Peserta mendapatkan informasi mengenai pengelolaan keuangan sekaligus kesempatan mengenal pembukaan rekening Tabungan Haji-Umrah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk program KKN yang menghubungkan edukasi keuangan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa. [source: Arusgiri.com]

