Matangkan Kesiapan Mahasiswa, LPPM UNUGIRI Gelar Penlat KKN 2026

unugiri.ac.id Bojonegoro – Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro mulai mempersiapkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang akan berlangsung pada akhir Juli hingga Agustus mendatang. Sebagai tahap awal, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNUGIRI menyelenggarakan rangkaian Pendidikan dan Pelatihan (Penlat) bagi seluruh mahasiswa peserta KKN sebagai bekal sebelum diterjunkan ke masyarakat.

Mengusung tema “Optimalisasi Peran Mahasiswa KKN UNUGIRI: Memahami Regulasi, Juknis, Mewujudkan Gagasan Pemberdayaan di Masyarakat”, Penlat dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di Auditorium KH. Hasyim Asy’ari Gedung Rektorat Lantai 3 UNUGIRI serta daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube LPPM UNUGIRI.

Penlat Digelar dalam Empat Tahap

Rangkaian Penlat KKN 2026 dilaksanakan dalam empat tahap, yakni pada 7, 10, 14, dan 17 Juli 2026. Setiap sesi dirancang untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa mengenai regulasi KKN, petunjuk teknis pelaksanaan, penyusunan program kerja, hingga strategi pemberdayaan masyarakat yang akan diterapkan selama pelaksanaan KKN.

Selain memahami aspek administratif dan teknis, mahasiswa juga dibekali pemahaman mengenai peran perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat melalui program-program yang sesuai dengan kebutuhan di lokasi pengabdian. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menyusun program kerja yang realistis, kolaboratif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bekal Sebelum Terjun ke Masyarakat

Pelaksanaan Penlat menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan mahasiswa sebelum menjalankan KKN. Melalui pembekalan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan KKN, etika bermasyarakat, tata kelola administrasi, penyusunan laporan, hingga pengembangan program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi ruang koordinasi antara panitia, dosen pembimbing lapangan, dan mahasiswa sehingga pelaksanaan KKN yang dijadwalkan berlangsung mulai akhir Juli hingga Agustus 2026 dapat berjalan sesuai pedoman yang telah ditetapkan.

Rektor: KKN Menjadi Ruang Belajar Bersama Masyarakat

Rektor UNUGIRI, M. Jauharul Ma’arif, menegaskan bahwa KKN merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.

“Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar kegiatan akademik yang harus diselesaikan mahasiswa, tetapi menjadi ruang belajar yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan realitas di masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi sesuai bidang keilmuannya sekaligus membangun sikap peduli, adaptif, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari insan akademik,” ujarnya.

Menurutnya, pembekalan melalui Penlat menjadi tahapan penting agar mahasiswa memiliki kesiapan sebelum terjun ke lokasi KKN. Dengan pemahaman yang baik terhadap regulasi dan kondisi masyarakat, program yang disusun diharapkan dapat dilaksanakan secara terarah dan memberi manfaat.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian Penlat dengan sungguh-sungguh. Bekal yang diperoleh selama pelatihan akan menjadi dasar dalam menyusun dan melaksanakan program kerja di lapangan. Bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat, laksanakan pengabdian dengan penuh tanggung jawab, serta jadikan KKN sebagai sarana untuk terus belajar dan memberikan kontribusi yang positif,” tambahnya.

Leave a Reply

Pilih Bahasa »