FSA UNUGIRI Kukuhkan Lulusan Sarjana dalam Yudisium Tahun Akademik 2025/2026

unugiri.ac.id Bojonegoro – Fakultas Syariah dan Adab (FSA) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro melaksanakan Yudisium Sarjana pada Rabu (2/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Hasyim Asy’ari, Lantai 3 Gedung Rektorat UNUGIRI tersebut menjadi momentum pengukuhan mahasiswa yang telah dinyatakan menyelesaikan pendidikan sarjana.

Yudisium dihadiri oleh jajaran Rektorat UNUGIRI, Dekan dan Wakil Dekan FSA, seluruh dosen dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Hukum Keluarga Islam (HKI), dan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), serta para mahasiswa yang mengikuti prosesi yudisium.

Tiga Program Studi Terima Apresiasi Penelitian Terbaik

Dalam kegiatan tersebut, SK Yudisium dibacakan oleh Dekan FSA, Nilna Indriana, M.A. Selain pengukuhan kelulusan, FSA UNUGIRI juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa dengan capaian penelitian dan luaran akademik terbaik.

Penghargaan penelitian terbaik diberikan kepada M. Nur Khozin untuk kategori skripsi Program Studi HES, Ahmad Ubaidillah Khafif untuk kategori skripsi Program Studi HKI, dan Binta Nuri Zahro untuk kategori skripsi Program Studi BSA. Sementara itu, penghargaan untuk kategori luaran jurnal diberikan kepada Ahzunia Nur Azkia dari HES dan M. Fathul Alim dari HKI.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Dekan FSA UNUGIRI, H. Agus Sholahudin Sidiq, M.HI., bersama Wakil Dekan dan didampingi para Ketua Program Studi.

Dalam sambutan perwakilan mahasiswa, disampaikan pesan bahwa “Yudisium bukanlah akhir dari segalanya, namun merupakan awal dari pintu gerbang menuju cita-cita.” Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa kelulusan dari perguruan tinggi bukanlah titik akhir perjalanan, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan menghadapi tantangan kehidupan di tengah masyarakat.

Dekan Tekankan Tanggung Jawab atas Ilmu yang Dimiliki

Sementara itu, Dekan FSA UNUGIRI, H. Agus Sholahudin Sidiq, M.HI., dalam sambutannya mengingatkan para lulusan mengenai tanggung jawab moral atas ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Beliau mengutip ayat Al-Qur’an yang menekankan pentingnya menggunakan ilmu secara adil dan bertanggung jawab.

Menurutnya, ilmu merupakan sebuah amanah yang kelak harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, para lulusan tidak cukup hanya menjadi orang yang berilmu, tetapi juga dituntut untuk menjadi manusia yang lebih baik dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Wakil Rektor Dorong Lulusan Berani Memulai dari Bawah

Pesan motivasi juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang UKT UNUGIRI, Dr. H. Ifa Khoiriyah Ningrum, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia mengajak para lulusan untuk tidak takut memulai perjalanan dari bawah.

Ia mengambil inspirasi dari perjalanan karier Jensen Huang, CEO NVIDIA, yang menurutnya memiliki perjalanan panjang sebelum mencapai posisi seperti sekarang. Pesan yang ditekankan adalah bahwa seseorang tidak perlu merasa rendah ketika harus memulai dari posisi paling bawah.

“Bukan mulai dari mana Anda menjadi siapa, tetapi mulailah dari sekarang dengan melakukan apa saja yang bisa dilakukan. Memulai dari bawah bukan masalah. Yang menjadi masalah adalah ketika kamu berhenti bermimpi.”

Pesan tersebut menjadi penutup yang kuat bagi para lulusan FSA UNUGIRI untuk terus bergerak, belajar, dan mengembangkan diri setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Yudisium FSA UNUGIRI tahun ini tidak hanya menjadi seremoni pengukuhan kelulusan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi para lulusan untuk membawa nilai-nilai keilmuan, integritas, keadilan, dan tanggung jawab ke dalam kehidupan profesional maupun sosial. Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan mampu berkontribusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Teks: Indah l Editor: Yudi

Leave a Reply

Pilih Bahasa »