Site icon UNUGIRI

Terbanyak di Bojonegoro, 33 Proposal Dosen UNUGIRI Lolos Hibah Kemdiktisaintek 2026

unugiri.ac.id Bojonegoro – Sebanyak 33 proposal dosen dari Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro dinyatakan lolos pendanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Tahun Anggaran 2026. Pengumuman tersebut tertuang dalam surat resmi Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 94/DST/C/AL.04.02/2026 tertanggal 9 April 2026. Program yang diumumkan meliputi berbagai skema strategis, mulai dari penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hilirisasi riset prioritas, hingga inovasi seni nusantara.

Capaian ini sekaligus menempatkan UNUGIRI sebagai perguruan tinggi dengan jumlah proposal lolos terbanyak di wilayah Bojonegoro pada tahun ini.

Ragam Skema Pendanaan

Rektor UNUGIRI, M. Jauharul Ma’arif, menyampaikan bahwa puluhan proposal yang lolos tersebut berasal dari beragam skema pendanaan yang kompetitif.

“Adapun proposal yang lolos pendanaan terdiri dari berbagai skema, yakni Penelitian Dosen Pemula sebanyak 10 tim, Penelitian Fundamental Reguler 14 tim, Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi 1 tim, Pemberdayaan Desa Binaan 1 tim, Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat 5 tim, serta Pemberdayaan Masyarakat Pemula 2 tim,” ujarnya.

Keberagaman skema ini menunjukkan bahwa dosen UNUGIRI tidak hanya aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui riset, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam pengabdian kepada masyarakat.

Seleksi Ketat

Dalam kesempatan yang sama, Rektor menegaskan bahwa capaian tersebut diraih di tengah ketatnya persaingan nasional. Ia menyebutkan bahwa tingkat kelolosan hibah pada tahun 2026 mengalami penurunan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah dalam pendanaan riset, tingkat seleksi proposal pada tahun ini semakin kompetitif. Secara nasional, tingkat kelolosan hibah hanya mencapai 17,4 persen, yang mencerminkan tingginya standar penilaian terhadap kualitas proposal, kebaruan penelitian, serta relevansi terhadap kebutuhan pembangunan,” jelasnya.

Meski demikian, UNUGIRI mampu melampaui rata-rata nasional dengan capaian yang cukup signifikan.

“Dalam kondisi tersebut, UNUGIRI justru mampu menunjukkan performa di atas rata-rata nasional dengan tingkat keberhasilan sekitar 25,98 persen,” tambahnya.

Angka ini memperlihatkan kualitas proposal yang diajukan oleh dosen UNUGIRI dinilai unggul, baik dari sisi inovasi maupun kontribusinya terhadap pembangunan.

Komitmen Penguatan Riset

Hibah pendanaan ini merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan dalam mendorong penguatan ekosistem riset di perguruan tinggi. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan hilirisasi hasil penelitian agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam surat pengumuman disebutkan bahwa pendanaan ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat riset, mendorong hilirisasi, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat yang berdampak luas.

Lebih lanjut, perguruan tinggi juga didorong untuk berperan aktif sebagai aktor utama dalam memberikan solusi atas berbagai persoalan pembangunan nasional, sejalan dengan agenda “Diktisaintek Berdampak”.

Proses Lanjutan

Bagi para dosen yang dinyatakan lolos, proses selanjutnya adalah penandatanganan kontrak serta pencairan dana sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi terkait status pendanaan dapat diakses melalui sistem BIMA dan Hiliriset.

Pelaksanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat akan mengikuti panduan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, sementara program hilirisasi riset akan dikelola oleh Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan.

Exit mobile version