unugiri.ac.id Bojonegoro – Ketua bersama jajaran pimpinan dan staf Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Kotabumi melakukan kegiatan benchmarking ke Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Meeting Gedung Rektorat Lantai 2 UNUGIRI.
Tujuan Benchmarking
Benchmarking ini merupakan bagian dari upaya STAINU Kotabumi untuk mempelajari pengelolaan akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas institusi serta memperluas jaringan kerja sama dengan perguruan tinggi lain di bawah naungan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU).
Dalam acara tersebut, UNUGIRI menghadirkan beberapa narasumber yang memaparkan praktik pengelolaan kampus dan strategi pengembangan kelembagaan. Lisa Aminatul Mukaromah, S.H.I, M.S.I., Direktur Kerja Sama, Riset, dan Inovasi UNUGIRI, menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan benchmarking. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dan berbagi pengalaman untuk peningkatan kualitas akademik dan penelitian.
“Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi sarana pertukaran ilmu dan pengalaman. Benchmarking semacam ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas lembaga, terutama dalam mengelola pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” kata Lisa.
Sharing Praktik Terbaik
Unugiri memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan akademik, kemahasiswaan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kegiatan sharing ini dirancang agar STAINU Kotabumi dapat memahami cara UNUGIRI mengintegrasikan berbagai program secara efektif dan mengadaptasinya sesuai kebutuhan institusi masing-masing.
Ma’sum Busthomi, M.I.P., Ketua STAINU Kotabumi, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat UNUGIRI dan paparan materi yang diberikan.
“Kunjungan ini memberikan banyak pengalaman berharga. Banyak hal yang dapat kami pelajari dan adaptasikan untuk pengembangan akademik, kemahasiswaan, dan penelitian di STAINU Kotabumi. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut,” ujar Ma’sum.
Ia juga menekankan pentingnya benchmarking sebagai sarana pengembangan kapasitas institusi serta peningkatan kualitas pendidikan di tingkat perguruan tinggi. Kegiatan benchmarking ini juga diwarnai dengan penandatanganan MoU antara UNUGIRI dan STAINU Kotabumi, yang diharapkan memperkuat jejaring antarperguruan tinggi NU, membuka peluang kolaborasi berkelanjutan.
Kegiatan benchmarking berlangsung lancar dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme. Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi kedua institusi untuk saling bertukar pengalaman dan wawasan, serta memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi. Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengetahuan dan inovasi akademik yang bermanfaat bagi seluruh civitas academica.

