Site icon UNUGIRI

RIHLAH AKADEMIK MUJADID UNUGIRI

unugiri.ac.id Bojonegoro – Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Riset, dan Inovasi UNUGIRI (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri) Bojonegoro, Ahmad Anfasul Marom alias Aan, secara resmi diwisuda hari ini sebagai Doktor Ilmu Politik di Gedung Grha Sabha Pramana UGM (Universitas Gadjah Mada) Yogyakarta, Rabu 21 Januari 2025.

Pria kelahiran Bojonegoro yang biasa disapa Mas Warek itu telah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Populisme Islam di Tingkat Lokal: Terbentuknya Identitas Kolektif dan Kolektivitas Blok Manonjaya” saat Ujian Tertutup bulan Juli 2025 lalu. Ujian tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Poppy Sulistyaning Winanti, S.I.P., M.P.P., M.Sc., dengan Dr. Wawan Mas’udi, S.IP., M.A. sebagai Promotor dan Prof. Amalinda Savirani, S.IP., M.A., Ph.D. sebagai Co-Promotor. Tim penguji terdiri dari Dr. Phil. Ahmad Norma Permata, M.A., Dr. Abdul Gaffar Karim, M.A., dan Hakimul Ikhwan, S.Sos., M.A., Ph.D.

Rekam Jejak Ketokohan

Sebelum kembali ke Bojonegoro, Aan sempat menempuh rihlah akademik yang cukup jauh di sebuah kampus tertua di Belanda yakni Universiteit Leiden. Di sana Aan juga aktif berorganisasi menjadi Ketua PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Leiden. Bersama kawan-kawan pelajar – PPI se-Dunia – ia menggelar Konferensi Internasional 1 Abad PPI di Negeri Kincir Angin Belanda. Ia berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2009 di bawah Beasiswa The Indonesian Young Leaders Programme. Sepulang dari Belanda Aan kemudian aktif mengajar di almamaternya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Lalu terpilih menjadi anggota Komisioner KPU D.I.Yogyakarta Periode 2013-2018 dan selepas itu dipercaya Rektor UIN Sunan Kalijaga untuk memimpin Pusat Studi Islam Asia Tenggara sebagai Direktur dari tahun 2019-2022.  Saat ini Aan diminta oleh LPTNU (Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama) PBNU untuk membantu pengembangan kampus UNUGIRI di kampung halamannya sendiri, Bojonegoro.

Ia diberi mandat oleh Ketua LPTNU, Prof. H. Ainun Na’im, Ph.D, untuk memperkuat bidang Kerjasama, Riset, dan Inovasi (KRI) UNUGIRI. Baginya penugasan ini merupakan tantangan tersendiri mengingat tradisi dan ekosistem akademik perguruan tinggi ini masih jauh dari kata unggul sampai saat ini. Di tengah mandat itu, sejak 2025 Aan juga dipercaya oleh Bupati Bojonegoro untuk menjadi salah satu timsel dalam setiap seleksi terbuka calon Pimpinan OPD Pemkab Bojonegoro. Rekam jejak kepepemimpinannya menjadi magnit tersendiri bagi dunia luar.

Tahniah dan Kolegialitas

Hadir dalam acara wisuda tersebut tim lengkap Direktorat KRI UNUGIRI mulai dari Direktur, Kabid, dan seluruh tim Tendik untuk merayakan puncak rihlah akademik mas Warek. Dalam kesempatan yang ada mas Warek juga menegaskan bahwa “untuk membangun ekosistem yang baik harus menjadi pendengar yang baik”. Tim KRI kemudian diajak belajar “mendengar” dari sejumlah aktor intelektual di Yogyakarta yang telah berhasil mengantarkan perguruan tingginya menjadi unggul dan terkemuka.

Exit mobile version