Site icon UNUGIRI

PKM Dosen UNUGIRI Mulai Bergulir, Rektor Dorong Pengabdian yang Berdampak dan Berkelanjutan

unugiri.ac.id Bojonegoro – Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh para dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri resmi mulai bergulir pada tahun 2026. Sejumlah tim dosen telah diterjunkan ke berbagai lokasi untuk mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat dengan dukungan pendanaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNUGIRI dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada solusi, kebermanfaatan, dan dampak nyata. Sejak April 2026, beberapa tim dosen UNUGIRI mulai melaksanakan kegiatan PKM di berbagai mitra strategis, seperti lembaga pendidikan, komunitas masyarakat, hingga lingkungan pesantren.

Rektor Tekankan Dampak dan Keberlanjutan

Rektor UNUGIRI, M. Jauharul Ma’arif, menegaskan bahwa pelaksanaan PKM harus berorientasi pada dampak yang jelas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami berharap seluruh kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh dosen UNUGIRI tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Program yang dijalankan harus solutif, aplikatif, dan memiliki keberlanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa dampak tersebut dapat terlihat dari adanya perubahan, peningkatan kapasitas, maupun kemandirian mitra setelah program dilaksanakan.

“Ukuran keberhasilan PKM bukan hanya terlaksananya kegiatan, tetapi sejauh mana program tersebut mampu memberikan perubahan positif dan berdampak bagi masyarakat. Ini yang terus kami dorong melalui dukungan LPPM,” tambahnya.

Dukungan LPPM Dorong Inovasi Dosen

Dukungan pendanaan dari LPPM UNUGIRI menjadi faktor penting dalam memastikan setiap program PKM dapat berjalan dengan optimal. Melalui fasilitasi tersebut, para dosen didorong untuk mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Setiap program juga diarahkan agar memiliki output dan outcome yang jelas, sehingga dampaknya dapat terukur dan berkelanjutan.

Komitmen Kolaborasi dan Pemberdayaan

Pelaksanaan PKM UNUGIRI tahun ini mengedepankan pendekatan kolaboratif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Dengan demikian, program yang dijalankan tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga mendorong kemandirian mitra.

Bergulirnya program PKM ini menjadi langkah awal dari rangkaian kegiatan pengabdian yang akan terus berlangsung sepanjang tahun 2026. Dengan keterlibatan aktif dosen dan dukungan penuh dari LPPM, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri optimistis bahwa setiap program yang dijalankan akan memberikan dampak nyata, luas, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Exit mobile version