unugiri.ac.id Bojonegoro – Sebagai upaya memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja, Program Studi Teknik Informatika Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro kembali mengirimkan mahasiswanya mengikuti program magang industri di Hummatech Indonesia, Malang. Program Magang Batch 1 tersebut resmi dimulai pada 3 Agustus 2026 dan akan berlangsung selama kurang lebih enam bulan.
Program magang ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan kompetensi akademik dalam lingkungan kerja profesional. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan teknis, memperkuat keterampilan kolaborasi, serta memahami budaya kerja industri teknologi informasi.
Dibagi Sesuai Kompetensi Bidang
Selama mengikuti program magang, mahasiswa ditempatkan pada sejumlah divisi sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, mulai dari Project Management, Frontend Developer, Backend Developer, UI/UX Designer, Quality Assurance (QA), hingga Mobile Developer. Pembagian tersebut memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk bekerja dalam sebuah tim pengembangan perangkat lunak dengan alur kerja yang diterapkan di dunia industri.
Menariknya, sebagian mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk bergabung dalam proyek kolaboratif bersama mahasiswa dari Politeknik Negeri Jember. Keterlibatan dalam proyek lintas perguruan tinggi tersebut menjadi pengalaman berharga dalam membangun kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan penyelesaian proyek secara profesional.
Belajar Teknologi Berstandar Industri
Selama masa magang, mahasiswa memperoleh pendampingan dalam pengembangan aplikasi menggunakan berbagai teknologi yang banyak diterapkan di industri digital. Di antaranya pemanfaatan Next.js pada sisi frontend, Laravel untuk pengembangan backend, pengelolaan basis data, proses deployment, hingga penerapan arsitektur Multi-Tenant dalam pengembangan sistem informasi.
Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkaya kompetensi mahasiswa sehingga tidak hanya memahami konsep yang diperoleh di ruang perkuliahan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya sesuai kebutuhan industri.
Ketua Program Studi Teknik Informatika UNUGIRI, Mula Agung Barata, menyampaikan bahwa program magang menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja yang terus berkembang.
“Program magang merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan pengalaman kerja secara langsung. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, beradaptasi dengan budaya kerja profesional, serta meningkatkan kompetensi teknis maupun keterampilan nonteknis yang dibutuhkan oleh industri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Prodi Teknik Informatika akan terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai mitra industri agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang semakin beragam dan relevan dengan perkembangan teknologi.
“Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan. Semakin banyak mahasiswa yang terlibat dalam program magang berkualitas, semakin besar pula peluang mereka untuk memiliki daya saing ketika memasuki dunia kerja,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknik UNUGIRI, M. Jauhar Vikri, mengapresiasi terlaksananya program magang tersebut sebagai salah satu bentuk penguatan pembelajaran yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan industri.
“Fakultas Sains dan Teknik terus mendorong setiap program studi untuk memperluas kemitraan dengan dunia industri. Melalui program magang seperti ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, tetapi juga belajar mengenai disiplin kerja, komunikasi, kolaborasi, dan penyelesaian masalah yang menjadi kompetensi penting di dunia profesional. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja maupun mengembangkan inovasi di masa mendatang,” tuturnya.

