unugiri.ac.id Bojonegoro – Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro melanjutkan pelaksanaan Evaluasi Ketercapaian Key Performance Indicator (KPI), program kerja, dan penggunaan anggaran Tahun 2026 pada hari kedua, Rabu (5/8/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Auditorium KH. Hasyim Asy’ari, Gedung Rektorat Lantai 3 ini menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis untuk peningkatan kinerja pada tahun berikutnya.
Evaluasi diikuti oleh Rektor UNUGIRI, jajaran wakil rektor, para direktur, dekan, kepala lembaga, kepala pusat, ketua program studi, serta pimpinan unit di lingkungan universitas. Setelah pada hari pertama presentasi diawali oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Syariah dan Adab (FSA), pada hari kedua giliran Fakultas Sains dan Teknik (FST) membuka sesi pemaparan capaian kinerja.
Selanjutnya, presentasi dilanjutkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Fakultas Tarbiyah, Program Pascasarjana, Direktorat Kemahasiswaan, Alumni, dan Syiar (KAS), Direktorat Akademik, Kemitraan, dan Kerja Sama (AKK), Direktorat Umum, Keuangan, dan Teknologi (UKT), Direktorat Kerja Sama, Riset, dan Inovasi (KRI), Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta Pusat Data dan Teknologi Informasi (PUSDATIN).
Setiap unit memaparkan capaian indikator kinerja, realisasi program kerja, tingkat ketercapaian penggunaan anggaran, berbagai praktik baik yang telah dilaksanakan selama tahun 2026, serta rencana pengembangan program pada tahun mendatang. Paparan tersebut kemudian mendapatkan tanggapan, masukan, dan diskusi bersama pimpinan universitas sebagai bagian dari proses evaluasi berkelanjutan.
Evaluasi Menjadi Ruang Perbaikan Berkelanjutan
Rektor UNUGIRI M. Jauharul Ma’arif, menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar melihat capaian angka atau administrasi, melainkan menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat kualitas tata kelola dan meningkatkan dampak setiap program yang dijalankan oleh seluruh unit kerja.
“Setiap unit telah melaksanakan berbagai program dengan karakteristik dan tantangannya masing-masing. Melalui forum evaluasi ini kita dapat melihat apa yang telah berjalan dengan baik, apa yang perlu diperbaiki, dan bagaimana praktik-praktik baik tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap program memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian visi universitas,” ujarnya.
Rektor juga mengajak seluruh unit menjadikan hasil evaluasi sebagai pijakan dalam menyusun program kerja tahun berikutnya sehingga setiap kegiatan memiliki kesinambungan dan memberikan manfaat yang lebih luas.
“Saya berharap setiap unit memiliki program unggulan yang terus dikembangkan dari tahun ke tahun, bukan berhenti pada satu periode pelaksanaan. Dengan kesinambungan tersebut, identitas dan keunggulan masing-masing unit akan semakin kuat, sekaligus mendukung peningkatan mutu akademik, tata kelola, riset, pengabdian kepada masyarakat, serta pelayanan institusi secara menyeluruh,” tambahnya.
Melalui evaluasi selama dua hari ini, UNUGIRI berupaya memastikan setiap program kerja berjalan selaras dengan target kinerja institusi, penggunaan anggaran yang akuntabel, serta komitmen universitas dalam mewujudkan budaya peningkatan mutu secara berkelanjutan di seluruh unit kerja.

